Aug 11, 2009

Sombong

Sombong. Apa sih definisi kata sombong itu?

Kalo menurut KBBI,

som·bong a menghargai diri secara berlebihan; congkak; pongah: tabiatnya agak aneh, sebentar -- sebentar rendah hati; berkata dng --;

Kalo dalam bahasa Inggris, sombong dapat diartikan berbagai macam, dari proud, boastful, arrogant, cocky, highbrow, vain, sublime, pompous, dan masih banyak lagi.

Banyak lho orang yang mendapat predikat ini. Entah karena ia sering menceritakan kehebatan-kehebatannya ataupun karena sifatnya yang tidak mau bergaul dengan kaum tertentu (contoh : karena menganggap dirinya cantik dan populer, lalu tidak mau bergaul dengan kaum kutu buku yang tidak peduli akan penampilan, dan lain sebagainya)

Namun terkadang saya sering berpikir, apakah orang yang menceritakan tentang pencapaiannya / apa yang ia miliki / apa yang ia mampu lakukan, dapat digolongkan sebagai orang yang sombong? Jika iya, lalu bagaimanakah cara seseorang dapat melihat kapasitas dari orang tersebut jika tidak diberitahu? Bagaimana ia dapat menggali potensinya jika tidak ada orang yang tahu akan apa yang ia miliki?

Hmm.. Apakah sombong jika saya bilang saya pintar? Apakah sombong jika saya bilang saya cantik? Apakah sombong jika saya bilang saya bisa melakukan banyak hal? Apakah sombong jika saya bilang saya seorang Kristen? Apakah sombong bahkan jika saya bilang saya rendah hati?

Belajar dari perasaan pribadi saya, perintah untuk me-label-i seseorang dengan predikat 'sombong' hanya muncul di kepala saya jika saya merasa tidak senang (atau iri lebih tepatnya) dengan apa yang orang itu bicarakan / lakukan. Apakah Anda juga merasakan hal yang sama?

Saya mempelajari bentuk lain dari kesombongan dari sebuah film pendek di stasiun tv swasta yang berjudul "Ujang Pantry". Inti ceritanya adalah seorang wanita berkarier cemerlang (Nadine) yang sedang mabuk dan (tidak) sengaja 'tidur' dengan seorang office boy (Ujang), dan masalah muncul karena ternyata Nadine sampai hamil, untuk sampai ke pernikahan bagi mereka adalah suatu hal yang sangat sulit mengingat perbedaan strata sosial masing-masing. Ujang yang terus berusaha bertanggungjawab kerap ditolak oleh Nadine. Bukan karena perbedaan status yang menjadi alasan utama, namun karena sifat Ujang yang 'sombong'. Nah, jelas-jelas orang tidak berada, kenapa bisa dikategorikan sombong? Justru karena Ujang terus menerus menggembar-gemborkan kemiskinannya, ketidakmampuannya, merendahkan dirinya, hal itulah yang dianggap Nadine suatu kesombongan.
Menarik buat saya. Objek yang disombongkan bukan lagi kelebihan, namun kekurangan.
Sadar tidak sadar, banyak yang melakukan hal ini. Dan itu hanya menunjukkan betapa tidak bersyukurnya kita.

Yah, saya sendiri sampai sekarang masih belajar agar tidak menjadi orang yang sombong, dan juga tidak dengan mudahnya men-cap seseorang sombong.

~as long as we value ourselves and grateful for what we have, that's what we can be proud of~

always be an Elizabeth.Agustina.Raharjo to listen

0 comments: